
Dukung Instruksi Bupati, SDN Karyawinaya Gelar Gerakan Menanam Cabai Rawit untuk Ketahanan Pangan Sekolah
BANDUNG, SDN Karyawinaya — Dalam upaya nyata mendukung program pemerintah daerah dan mengantisipasi gejolak inflasi, SDN Karyawinaya menyelenggarakan kegiatan Ketahanan Pangan Menanam Tanaman Cabai Rawit pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh seluruh elemen sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga para murid, bertempat di area pekarangan dan kebun edukasi sekolah. Kegiatan ini diadakan sebagai langkah konkret dalam menindaklanjuti Instruksi Bupati Bandung Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Tanami Halaman (GERTAMAN) serta arahan mengenai penguatan ketahanan pangan berbasis lingkungan. Bupati Bandung, Dr. H. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan—termasuk di lingkungan satuan pendidikan—untuk menanam komoditas hortikultura yang sering memicu inflasi, salah satunya adalah cabai rawit. Sejak pagi hari, suasana di SDN Karyawinaya tampak berbeda. Para siswa dengan antusias membawa media tanam yang disiapkan dari rumah. Di bawah bimbingan para guru, anak-anak diajarkan teknik dasar menanam bibit cabai rawit, mulai dari penggemburan tanah, penanaman bibit, hingga tata cara penyiraman yang benar. Kepala Sekolah SDN Karyawinaya menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar formalitas menjalankan edaran Bupati. Lebih dari itu, menanam cabai merupakan bagian dari Pendidikan Karakter. Melalui aktivitas fisik ini, murid belajar mengenai nilai kemandirian, tanggung jawab dalam merawat makhluk hidup, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Komoditas cabai rawit sengaja dipilih karena perawatannya yang relatif mudah dilakukan di lingkungan sekolah serta masa panennya yang terhitung cepat. Dengan memanfaatkan lahan tidur dan area pembatas halaman sekolah, gerakan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem “Sekolah Hijau” yang mandiri pangan. Kelak, hasil panen dari tanaman cabai rawit ini dapat dimanfaatkan secara internal oleh warga sekolah dan mendukung pemenuhan kebutuhan pangan sehat di lingkungan pendidikan. 
Melalui sinergi yang harmonis antara pihak sekolah dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung, SDN Karyawinaya berharap gerakan menanam ini dapat terus berlanjut secara konsisten. Aksi kecil dari halaman sekolah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah sekaligus mencetak generasi muda yang mencintai dunia pertanian.

